Saat menulis Buku Crayon Untuk Pelangi Sabarmu, tak pernah diniatkan menulis buku motivasi. Selama proses menulis, yang saya pikirkan adalah menulis untuk diri sendiri. Jika ada kebaikan yang Allah perkenankan, semata itu milikNya. Jika ada orang lain yang mendapatkan kebaikan tersebut, Allah pula yang berkehendak. Dan kaget ketika seseorang men-tag saya di Fb, tentang reviewnya terhadap Buku Crayon Untuk Pelangi Sabarmu, yang menggolongkan buku ini sebagai Buku Motivasi..
Ohya. Ternyata kami sealmamater, STIU Al-Hikmah Jakarta :). Kampus tempatku menemukan kasmaran belajar tafsir Al-Quran. Terima kasih sudah menjadi sahabat Melukis Pelangi :)
Lengkapnya ia tulis di blognya yang apik ini. Pada akhirnya memang bagaimana pembaca menangkap isi dari buku ini, terserah deh mau digolongkan ke buku apa :)"Hati gue seringnya nggak empan dengan kata-kata apalagi buku yang berbau motivasi. Tapi kali ini beda. Dalam waktu 3 jam aja gue mampu mengkhatami sebuah buku motivasi berjudul “Crayon Untuk Pelangi Sabarmu”.Jujur gue tercerahkan setelah baca buku ini. Kata-katanya selain indah, berisi, mencambuk diri pula."-Nurjanah Enje, Penulis Buku iGEN
Ohya. Ternyata kami sealmamater, STIU Al-Hikmah Jakarta :). Kampus tempatku menemukan kasmaran belajar tafsir Al-Quran. Terima kasih sudah menjadi sahabat Melukis Pelangi :)







